Seperti tak rela Ramadhan berlalu. Rasa nya satu bulan ini begitu cepat berlalu, padahal amal belum maksimal dan masih banyak menyia kan waktu yang ada. Ada air mata yang mengalir dan suara yang tersekat. Sebuah kesedihan yang tak sanggup kuucapkan. Hatiku bergemuruh ingin mengungkap jangan lah pergi,aku masih ingin bersama mu,aku masih ingin ingin mengisi hari - hari dalam moment bersamamu. Ramadhan Engkau adalah rahmat dari Tuhanku.Engkau adalah penghibur di kala duka. Bulan berlimpah berkah,tak ada kembaran. Aku hanya ingin menghabiskan detik detik ini dengan munajat cinta yang bisa mendekatkan pada Mu ya Rabb. Menghabiskan detik detik dengan do'a yang semua Allah masih memberikan kesempatan berjumpa kembali dengan Ramadhan tahun depan. Menghabiskan detik detik dengan do'a semoga Allah menerima Amal walau terkadang alpa masih ada. Begitu sedih dan sakitnya nya perpisahan ini. Maafkan hamba Yaa Allah belum memaksimalkan Romadhon dengan amalan terbaik..
Yaa Allah...Terimalah semua amal yang telah hamba lakukan, dan pertemukanlah hamba dengan ramadhan yang akan datang. Aamiin.
Pertemukan kami yaa Allah......Aamiin
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Makna Gurindam Dua Belas Pasal Pertama Bait 1
Pasal Pertama Bait 1 Barang siapa tiada memegang agama Sekali kali tiada boleh dibilangkan nama Dalam buku ini menjelaskan bahwa Raja Ali H...
-
3. Melanosoid. Silahkan mempelajari buku sejarah halaman 37 tentang Melanosoid dan Silahkan di tonton video di atas. Setelah itu silah...
-
Ciri-ciri Visi yang efektif menurut Nanus (1992) adalah sebagai berikut: 1) Visi menghubungkan keadaan saat ini...
-
Jejak Petualangan di Sebuah Pulau dengan berjuta pesona Akan selalu rindu untuk kembali dan menjejakkan langkah-langkah di sana Anambas ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar